Hati-Hati Pernikahan Tanpa Sex Itu Ada

Hati-Hati Pernikahan Tanpa Sex Itu Ada

Hati-Hati Pernikahan Tanpa Sex Itu Ada

Hati-Hati, Pernikahan Tanpa Sex Itu Ada – Hilangnya aktivitas seksual di kehidupan rumah tangga menjadi masalah bagi setiap pasangan. Pembicaraan mengenai seks yang masih dianggap tabu, bahkan bagi pasangan itu sendiri semakin mempersulit pasangan mendapatkan solusi terbaik, atau sekedar berbagi.

Namun, beberapa penelitian mengungkap fakta yang mengejutkan mengenai kadar aktivitas seksual ini. The New York Times mengungkapkan penemuan kata kunci “sexless marriages” (pernikahan tanpa seks) di Google adalah topik yang sudah banyak dibicarakan.

The Guardian juga melaporkan penelitian Georgia State University mengungkapkan bahwa 15 persen pasangan yang menikah tidak melakukan hubungan intim selama 12 bulan. Artinya, sexless marriage itu memang hadir di antara banyak pasangan.

Sexless marriage mungkin bisa berbeda arti untuk beberapa orang. Pada beberapa orang, sexless marriage berarti tidak pernah melakukan hubungan seks, tapi bagi pasangan lain bisa berarti hubungan intim yang merenggang atau bahkan menghilang.

Kehidupan rumah tangga dengan segala problematikanya anak, tagihan, keluarga besar, atau yang bersifat psikologis seperti penolakan–bisa menjadi salah satu pemicunya.

Namun yang paling memperparah keadaan ini adalah bahwa kala pasangan memilih untuk tidak membicarakan hilangnya seks karena rasa malu, terlanjur marah, ego untuk menyalahkan pasangan, atau rasa frustasi.

Pasangan Stop Bercinta

Pasangan dikatakan berada dalam hubungan sexless atau tanpa seks ketika mereka bercinta kurang dari 10 kali dalam setahun. Menurut pakar seks Sari Cooper, pada sebagian besar pernikahan tanpa seks, ketiadaan seks ini menyebabkan pasangan saling merasa terasing.

“Pasangan berakhir saling mendiamkan satu sama lain hingga sampai level emosional mereka,” kata terapis seks dan pembawa acara Sex Esteem itu. Pasangan yang seperti ini bukan hanya menghindari seks. Mereka juga tidak mau membahas masalah yang tengah dihadapi tersebut. Hingga akhirnya keduanya benar-benar merasa asing pada satu sama lain.

Mencoba jujur

Cobalah untuk jujur dan tentu saja menghormati pasangan Anda. Ingat bagaimana perasaan Anda saat masih menjadi temannya yang asyik untuk diajak diskusi ataupun bermesraan. Utarakan kesulitan pada pasangan betapa sulitnya mengungkapkan perasaan Anda dengan situasi “dingin” tersebut.

Cari waktu yang tepat untuk berbicara dari hati ke hati. Berbicara mengenai masa depan rumah tangga mungkin akan mengingatkannya akan betapa berartinya pasangan Anda, yang kemudian membuatnya merasa dihargai.

Tidak Ada Ketertarikan Fisik

Gairah bisa muncul bukan hanya karena ada kedekatan emosional antara pasangan. Ketertarikan pada fisik pasangan juga diperlukan. Ketika ketertarikan pada fisik ini hilang, keinginan bercinta pun pudar.

Namun pasangan jangan buru-buru merasa minder dengan bentuk fisik mereka ketika suami atau istri kehilangan rasa ketertarikannya. Ketiadaan ketertarikan pada fisik ini sebenarnya bisa terjadi karena berbagai hal mulai dari masalah pekerjaan, anak-anak atau pernikahan itu sendiri.

Perubahan ritme hubungan

Perubahan romantisme kehidupan dari masa pacaran, pernikahan masa awal sampai usia pernikahan yang lama, pasti terjadi pada setiap pasangan. Ditambah lagi dengan banyaknya perubahan kegiatan sehari-hari yang akhirnya mempengaruhi kebiasaan seksual.

Coba Anda ingat, kapan terakhir Anda menggoda pasangan Anda? Atau saling berbagi fantasi seksual bersama?

Menelantarkan problem ini berkepanjangan tentu berbahaya bagi kehidupan rumah tangga. Namun beraksi hanya menyalahkan pasangan, menudingnya dengan dugaan-dugaan, hanya memperparah suasana. Coba untuk kembali mengungkapkan hasrat terhadap pasangan.

Satu Pihak Merasa Tidak Lagi Bergairah

Merasa diinginkan dan adanya nafsu menjadi cara paling mudah untuk membuat wanita bergairah. Terapis seks Laura Watson mengatakan ketika suami tidak bisa membuat wanita bergairah, hal tersebut akan berdampak pada kehidupan seks.

Ketiadaan gairah ini biasanya terjadi pasca melahirkan. Kesibukan mengurus bayi yang baru lahir hingga perubahan bentuk tubuh bisa membuat wanita kehilangan keinginan bercinta. Apalagi jika pasangan mereka tidak mencoba membuat gairah itu datang.

Releated

Cara Melakukan Masturbasi Tantra untuk Kurangi Stress

Cara Melakukan Masturbasi Tantra untuk Kurangi Stress

Cara Melakukan Masturbasi Tantra untuk Kurangi Stress Cara Melakukan Masturbasi Tantra untuk Kurangi Stress, – Pernah mendengar tentang masturbasi tantra atau tantric masturbation? Sama seperti masturbasi pada umumnya, tantric masturbation merupakan aktivitas untuk memuaskan diri yang biasanya dilakukan saat jauh dari pasangan. Teknik memuaskan diri yang dapat mengurangi stress Secara umum, istilah tantra sendiri diambil […]

Inilah Berbagai Manfaat Dahsyat Morning Sex

Inilah Berbagai Manfaat Dahsyat Morning Sex

Inilah Berbagai Manfaat Dahsyat Morning Sex Inilah Berbagai Manfaat Dahsyat Morning Sex – Tak bisa dipungkiri bahwa salah satu hal terbaik saat bangun di pagi hari adalah menghirup aroma dan menyesap secangkir kopi panas. Namun, untuk yang sudah berpasangan mungkin ada hal yang lebih baik dari itu adalah morning sex. Morning sex alias seks di […]